Penguatan Satu Data Gorontalo: Portal Pentagon Siap Diluncurkan
Gorontalo, 22 April 2026 â Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mempercepat implementasi kebijakan Satu Data melalui pengembangan portal data âPentagonâ yang direncanakan akan diluncurkan pada Mei 2026 mendatang. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Gorontalo, Sri Wahyuni D. Matona, menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat tata kelola data yang terintegrasi dan berkualitas.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa portal Pentagon tengah disiapkan sebagai dashboard pimpinan yang menyajikan data strategis daerah. Dari sekitar 3.000 struktur data awal, telah dilakukan proses penyederhanaan dan verifikasi bersama produsen data hingga sejumlah 600 data yang dinyatakan siap ditampilkan.
Meski demikian, pengembangan sistem ini masih menghadapi beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama. Perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) pada akhir tahun 2025 turut memengaruhi keberlanjutan proses pembangunan sistem. Selain itu, ketersediaan sumber daya manusia (SDM), khususnya pejabat fungsional statistisi yang tidak seluruhnya berlatar belakang pendidikan statistika, menjadi salah satu faktor yang perlu diperkuat dalam pengelolaan data.
Di sisi lain, infrastruktur teknologi informasi yang digunakan masih memerlukan pembaruan, mengingat belum dilakukan peningkatan sejak tahun 2017. Dari aspek kelembagaan dan pengawasan, keterbatasan auditor teknologi informasi juga menjadi tantangan dalam memastikan kualitas serta akuntabilitas pengelolaan sistem.
Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan dukungan lebih lanjut, baik dari sisi kebijakan maupun penguatan kapasitas pengawasan, guna mendorong optimalisasi pengembangan dan pemanfaatan sistem secara berkelanjutan.
Portal Pentagon dirancang untuk terintegrasi dengan berbagai instansi, baik di tingkat daerah maupun pusat seperti Pusat Data dan Informasi Kementerian Dalam Negeri (Pusdatin Kemendagri), OPD, Badan Pusat Statistik (BPS), serta dalam kerangka Satu Data Indonesia. Ke depan, integrasi juga akan diperluas dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Kolaborasi lintas sektor juga terus didorong dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, seperti Pohuwato dan Gorontalo Utara yang mulai membangun komitmen integrasi data. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem data yang terpadu di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
Dalam konteks evaluasi nasional, nilai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Provinsi Gorontalo pada tahun 2024 berada di angka 2,06 dengan tantangan utama salah satunya oleh keterbatasan metadata. Oleh karena itu, peningkatan kualitas data dan penguatan kelembagaan menjadi fokus utama ke depan.
Sebagai tindak lanjut, Pusdatin Kemendagri mendorong peningkatan dukungan anggaran bagi Dinas Kominfo di daerah, serta menyarankan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk permohonan dukungan infrastruktur server ke Pusat Data Nasional (PDN). Selain itu, integrasi data sektoral seperti E-SPM juga akan diperkuat. Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo diharapkan mampu mempercepat terwujudnya tata kelola data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi guna mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif dan berbasis bukti.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan pandangan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.